Sabtu, 28 Desember 2013

Filosofi Cinta Dibalik Evolusi Windows


Gue pengen cerita mengenai Windows dalam kehidupan gue, serta perubahannya seiring berjalannya sang waktu. Pertama kali gue kenal sistem operasi Windows itu tahun 2004-an lah. Waktu itu gue baru masuk SMP. Windows 98, yang waktu itu digunakan di lab komputer sekolah gue. Tanggapannya ? Pertama, Wow, seneng banget. Karena ini pertama kalinya gue belajar komputer. Kedua, Masyaallah. Karena keadaan dari perangkat komputer yang koplak.
Beberapa komputer itu pas loading menuju desktop nya aja perjuangan banget. Lu nonton film madagascar 1 lanjut ke sekuel yang ke- 2 terus ke- 3 sambil ada selingan iklan sosis, masih loading tuh komputer. ( padahal waktu itu film madagascar baru yang pertama ) Mesti sabar banget deh pokoknya.

Nah sejauh yang gue inget, masa itu memang masa - masa sisa dari kejayaan Windows 98. Win 98 sudah nampak terlalu usang saat itu. Tapi ya karena spek komputer di lab yang agaknya kurang support dengan windows baru, maka dipertahankanlah si Windows kerusuhan Mei ini. Sebenernya saat itu Windows 2000 udah beredar di pasaran. Cuma  kurang booming karena Windows 98 dianggap lebih bersahabat dengan user. Jadi memang, windows 2000 ini hanya beberapa kalangan saja yang menggunakannya.

Pada tahun 2000-an sebenarnya Microsoft pun tengah mengembangkan sistem operasi baru. Inilah OS yang kelak jadi Windows sejuta umat, Windows XP. Windows XP pertama kali rilis itu tahun 2001, dan periode 2005 - 2006 semua berubah. Ini merupakan salah satu gebrakan canggih dari Microsoft. Semua komputer keluaran baru saat itu sudah di pasang Win XP. Dalam waktu singkat, OS satu ini mendominasi dunia. Semua OS keluaran microsoft sebelumnya pun mulai tersingkirkan, menghilang, lalu jadi sejarah.

Cukup lama Windows XP berjaya, dan Microsoft as you know, nggak pernah berhenti berinovasi. Sampai di kembangkannya satu lagi OS baru dari Microsoft, Vista ( dirilis tahun 2006 ). Namun rupanya OS satu ini tidak sejaya pendahulunya. Vista tak jarang dianggap sebagai blunder, atau bahkan produk gagal. Vista tak mampu melakukan apa yang dilakukan XP. Sekedar informasi, di masa ini adalah saat era kegelapan internet di Indonesia berakhir, internet makin jadi bagian dalam kehidupan manusia. Tugas sekolah kini tak lagi mencari kliping dari potongan koran, tapi juga mengharuskan siswa untuk lebih rajin berselancar di internet. ( gue curiga ini salah satu konspirasi dunia pendidikan, dimana guru nggak repot ngejelasin lagi, mereka tinggal bilang : “cari aja di internet“ )
Ketika itu pula menjamurlah usaha warnet. Game online dengan berbagai judul makin ramai. Di era ini pula kemungkinan munculnya generasi alay pertama, yang kemunculannya bersamaan dengan happening- nya media sosial friendster.
Semua warnet pake XP, makin akrablah manusia dengan sistem operasi satu ini. Keunggulan lainnya tentu saja karena Windows ini mudah di manipulasi untuk kepentingan user, serta konfigurasi yang sangat bersahabat dengan pengguna awam sekalipun.
 

22 Oktober 2009, Microsoft kembali menghadirkan sistem operasi baru yang merupakan penyempurnaan dari OS sebelumnya. Windows 7

Cuma itu tadi, XP udah jadi windows sejuta umat. Pada saat itu di Indonesia sendiri yang pake Windows 7 pun nggak terlalu banyak. Ya mungkin karena udah nyaman juga, jadi buat apa ganti ke Windows baru. Namun sekali lagi, Microsoft membuktikan bahwa dengan marketing yang tepat mereka mampu membuat windows 7 berdiri sejajar dan menyamai kesuksesan XP.

Kebutuhan manusia akan teknologi semakin meningkat. Untuk menunjang semua aktifitas mereka, ditambah lagi mobilisasi yang tinggi. Maka jadilah pasar baru bagi produk laptop maupun netbook. Penjualan perangkat tersebut pun melonjak tajam (ini kira – kira tahun 2010 serta awal 2011 dan berlangsung sampai sekarang). Di sinilah Microsoft masuk dengan strateginya. Semua produk laptop yang turun di pasaran sudah di lengkapi dengan Windows 7. Jadilah, ketika orang membeli laptop baru, otomatis mereka menggunakan Windows baru, 7.

        Bagaikan wabah yang menyebar dengan cepat, dunia teknologi informasi pun berrevolusi. Jutaan user pun move on dari XP ke 7. Jadi lah Windows 7 berhasil melakukan penetrasi, dan mulai menggeser posisi Windows XP. Dan Windows 7 kini menginvasi semua perangkat Personal Computer ataupun laptop di seluruh dunia, termasuk perangkat yang anda gunakan saat ini mungkin.
Microsoft lagi – lagi tak pernah berhenti mencipta, tahun 2012 dirilislah Windows 8 yang akan melengkapi produk  produk baru . Namun bagaimana perkembangannya di kemudian hari ? kita lihat saja nanti.

Nah loh, kok ngomongin windows melulu, mana filosifi cintanya ? 

Nih, mari renungkan sobat. Banyak yang bilang 2013 adalah tahun terakhir untuk Windows XP. Yang akan tergantikan total oleh Windows 7 dan 8. Beberapa developer pun mulai menyingkirkan XP dari daftar OS yang mampu menjalankan software yang mereka buat. Yang artinya, dalam tahun – tahun kedepan software keluaran baru tidak dapat di jalankan di sistem operasi Windows XP. Yang artinya lagi, siapapun yang mengaku cinta mati sama Windows XP, toh nyatanya akan berpindah hati juga ke Windows 7 atau Windows 8.

Seperti itulah cinta, ada saat ketika kita sudah merasa bertemu dengan orang yang tepat. Sebut saja namanya Windows XP. Namun seiring berjalannya waktu akan ada orang lain yang hadir dalam kehidupan kita. Mungkin hanya datang atau singgah sejenak seperti Windows Vista. Tapi mungkin ia memang datang untuk menjadi the next one for your hearts serupa Windows 7. 

Tapi ya sebagaimana Windows 98 ataupun XP, yang sudah sekian lama dekat dalam kehidupan kita. Tentu akan ada lembaran cerita sendiri, mereka akan tetap menjadi kenangan, yang kelak akan kita ceritakan kepada anak keturunan kita.

2 Comments
Tweets
Komentar

2 komentar:

Arman Zega mengatakan...

haha. analoginya unik juga. intinya kita harus bisa move on ke windows 7, kalau bisa langsung ke windows 8.

Rinoarashi mengatakan...

good :D

Posting Komentar