Senin, 10 Februari 2014

The Wall of Broken Heart


Kembali memposting artwork. Kali ini bukan gambar ilustrasi, melainkan digital imaging. DI ( Digital Imaging ) bisa dibilang adalah sebuah karya fotografi atau gambar apapun yang memiliki konsep. Kalo sekedar crop ( memotong bagian yang tidak diinginkan ), ngilangin jerawat di foto, naikin saturasi brightness dan lain lain, melakukan penggabungan foto Lee Min Ho dan Zaskia Gotik, atau editing - editing kasta kampungan lainnya, itu belum bisa disebut Digital Imaging.


Terus Digital Imaging itu apa kakak ?
pengertian lebih lengkapnya silahkan cari di google ya dek, kan di sini mah saya nggak mau ngejelasin itu.

Nah artwork ini adalah satu contoh digital imaging, gue juga masih belajar sih.

Terus kenapa judulnya The Wall of Broken Heart ?

Jadi foto ini ceritanya sebuah tembok di suatu sudut kota yang sepi. Lalu seorang street artist yang tengah patah hati mencurahkan seluruh perasaannya di tembok itu. Dengan spray can dia mulai beraksi. Menggambarkan sepasang kekasih yang tengah berpelukan ( dengan cat biru ) di tengah, sementara ada dua wanita di belakangnya yang dibuat dengan cat merah.

Udah kebayang kan perasaan dari keempat karakter yang dibuat itu ? Begitu pula lah perasaan si pencorat - coret tembok. Setelah menghabiskan cat semprotnya, ia pun pergi dalam kebisuan. Sebisu malam yang sangat dingin itu.... Dengan perasaan yang bergejolak, perasaan yang tak seorang pun ingin merasakannya....
0 Comments
Tweets
Komentar

0 komentar:

Posting Komentar